
disanalah awalnya kawan
di tanah kesaksian tempat kita bersimpuh
berselimut peluh di kulit terkikis matahari
disanalah awalnya kawan
saat kita putuskan berjalan beriringan
walau langkah kita sejak awal memang tak seirama
disanalah awalnya kawan
di pintu gerbang pertama kita ikrarkan tekad
hingga salah satu dari kita tak bisa lagi bertahan
amanat itu melekat dipundak kami
yang tersisa sebagai pengawal nama kita kelak.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda